Pagi yang indah di mulai dari cinta yang tulus
Harapan yang tumbuh di mulai dari kasih yang kuat
Kamu punya mata tapi tak melihat tangan yang mengelus
Kamu punya hati tapi tak merasakan sentuhan yang dekat
Ribuan mata memandang pada sinar tanpa cahaya
Jutaan kaki melangkah ke padang tak berujung
Hujan menghapus tiap tetesan darah pembohong
Dimana kedipan mata dengan duri di jantung???
Datang tanpa harapan
Pulang tanpa pengetahuan
Pergi tanpa tangan
Hanya munafik di pangkuan
Sekarang kita punya arah
Saat ini kita punya Kompas
Tak akan tersesat walau menyesatkan diri
Kini ada Kompas
Dia beri kita Kompas
Kita tak kehilangan arah
JarumNya membawa kita pada Taman tanpa ratapan
ArahanNya buat hidup pandang kemenangan
TatapanNya buat roh tetap hangat
Tak ada nista yang merebut dari genggam tanganNya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Lihat dan komentari semua yang ada di blog ini